Jagalah Lisanmu

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
“Allah telah melimpahkan nikmat-Nya atas kalian yang lahir maupun yang bathin..” (Luqman: 20)

Termasuk dari nikmat Allah yang di anugerahkan kepada kita ialah lisan. Allah Ta’ala memuliakan hamba-Nya dengan sebab lisan tersebut, dan lisan juga digunakan sebagai alat untuk mengungkapkan apa yang ada didalam hati.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
“Dia Allah yang Maha Pengasih. Yang telah mengajarkan Al Qur’an. Dia menciptakan manusia. Mengajarkannya pandai berbicara”. (Ar-Rahman: 1-4)
Dan Allah ‘Azza Wa Jalla mengingatkan nikmat-Nya terhadap hamba-Nya. Ketika Allah menciptakan lisan bagi hamba-Nya; sebagaimana dalam firman-Nya:
“Bukankah kami telah menciptakan bagi manusia itu dua mata. Dan kami menciptakan pula satu lisan dan dua bibir”.

Lisan terkadang dapat mengangkat derajat si pemilik lisan tersebut kepada derajat yang paling tinggi. Dan akan terealisir yang demikian ini, ketika lisannya digunakan dalam perkara-perkara yang baik seperti berdoa kepada Allah, membaca al-qur’an, atau untuk kepentingan dakwah dijalan Allah, mengajarkan ilmu dan semisalnya. Dengan kata lain digunakan kepada apa yang diridhai oleh Allah ‘Azza Wa Jalla.

Keajaiban Sebuah Senyuman

Seperti kita ketahui, tersenyum bukan hal yang rumit untuk dilakukan. Hanya dengan menarik bibir beberapa senti, kita dapat menghadirkan sebuah senyum manis di wajah kita. Kita juga hanya butuh tujuh detik untuk mempertahankan senyuman itu sebagai sebuah ketulusan hati. Tapi mengapa senyuman tersebut justru tergantikan oleh wajah masam ?

Mungkin bagi sebagian orang tersenyum bukanlah hal yang penting untuk dilakukan. Tanpa adanya senyum wajah kita terlihat muram dan tidak bercahaya. Kerutan-kerutan di wajah kita menjadi terpampang dengan jelas di wajah kita yang menjadi simbol betapa beratnya beban hidup kita. Dengan membuyarkan senyum di wajah kita, justru membuat wajah kita terlihat garang. Waduh, kalau muram terus bisa jauh tuh jodohnya !

Hidup seseorang akan lebih indah seandainya dihiasi dengan senyum dan tawa. Hanya dengan tersenyum atau melihat senyuman dari orang lain, kita merasa hidup kita tenteram. Segala beban hidup kita terasa hilang saat kita tersenyum. Dengan menerima senyum seseorang kita merasa bahagia. Apalagi bila senyum itu lahir di bibir kita. Bukankah jauh lebih baik ?

Senyuman seperti setitik embun yang membasahi gurun pasir. Senyuman seperti lentera yang menerangi sudut hati. Senyuman seperti udara dalam ruang hampa. Senyuman seperti segenggam emas. Senyuman ibarat nafas yang tak bisa terlepas  dari hidup kita.

Memelihara Daya Ingat

“Duh, ini jawabannya apa yaa ?? Padahal aku ingat, kemarin aku sudah belajar bab ini ..”

Kalimat tersebut mungkin pernah terjadi pada setiap orang. Khususnya pelajar. Kemampuan seseorang dalam mengingkat memang berbeda-beda. Kali ini akan dibahas cara mengingat yang bisa dipakai setiap orang. Cara ini mudah dipraktikkan dalam kehidupan kita. Dan nggak perlu pakai biaya !!

1. Tingkatkan minat dan rasa berkepentingan

Seorang manager pasti ingat dengan kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan oleh bosnya. Hal itu terjadi karena memang dia berminat dan mempunyai kepentingan dengan pekerjaannya sebagai manajer.
Sebaliknya jika kita tidak minat pada suatu hal, maka otak secara otomatis akan melupakan hal tersebut. Otak hanya akan mengingat suatu hal yang memang di perhatikan khusus oleh kita.

2. Bicara pada diri sendiri

Eitss!! Jangan menganggap satu hal ini seperti bicaranya orang gila di jalanan. Bicara pada diri sendiri ini penting karena hal ini akan memudahkan otak untuk mengingat. Otak seperti halnya computer akan menyimpan data yang telah dimasukkan. Dalam hal ini telinga berfungsi sebagai penguat ingatan kita. Tapi, jangan sampai kita mengucapkannya dengan keras-keras lho!!!

3. Jangan mengistirahatkan otak

Seperti halnya otot, otak yang sering digunakan akan semakin kuat. Otak tidak seperti computer yang terbatas kapasitasnya. Semakin sering kita menggunakan otak, maka semakin banyak hal yang bisa kita ingat antara satu hal dengan hal yang lain.

Daya ingat merupakan ‘notebook’ terbaik yang bisa dimiliki setiap orang tanpa harus membeli. Hal-hal diatas merupakan sekelumit tips agar kita dapat mengingat suatu hal dengan kuat. Kan susah kalau ada sesuatu yang penting lalu kita melupakannya.

Bangkit dari Kesedihan

Setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa sulit. Penyebabnya macam-macam, bisa karena sedang patah hati, sakit secara fisik, bokek alias tidak punya uang, dan semacamnya. Pada saat-saat seperti itu, bisa jadi orang mengalami frustrasi, depresi, dan ekstremnya, mencoba bunuh diri.

Mudah-mudahan Anda tidak usah seperti itu. Coba tip di bawah ini untuk menemukan kembali semangat diri.

1. Ayunkan tubuh dan bernyanyi
Pasang musik favorit, terutama yang berirama disko atau dance. Sambil bergoyang, Anda juga bisa ikut menyanyi.

2. Tersenyum
Tersenyum bisa ‘mengakali’ otak. Maksudnya, karena otot-otot Anda memaksakan senyum, otak akan berpikir bahwa Anda sedang senang.

3. Habiskan waktu dengan orang-orang tercinta
Ada orang yang senang kongkow dengan teman-temannya, ada juga yang senang bermain dengan anak-anak kecil. Terserah yang mana pilihan Anda, yang jelas pilihan kedua amat menyenangkan. Bayangkan Anda mencubit pipi seorang bocah, menyaksikan keriangannya menjilat es krim, bermain di kolam renang, atau melakukan apa pun. Percayalah, keriangan anak-anak akan menular pada Anda.

Perempuan Itu..

Perempuan itu (kadang) bodoh.
Jika ada pemuda yang mendekati, akan mengira bahwa pemuda memiliki perasaan lebih padanya. Bahkan walau isi pesannya hanya, "halo, sedang apa?"

Perempuan itu (kadang) bodoh.
Jika seorang pemuda mulai mengajaknya mengobrol dengan sering dan atau suka meneleponnya sesaat sebelum tidur, perempuan akan merasa kegirangan tanpa sebab yang jelas.

Perempuan itu (kadang) bodoh.
Setelah si pemuda mulai sering mengirimkan pesan, dan sering berbalas pesan juga, maka perempuan akan menjadikan si pemuda kebiasaannya. Menjadi kebiasaan seperti heroin. Yang jika tidak muncul sehari akan dicari-cari. Yang jika sehari saja tidak mengirim pesan akan terasa satu dekade. Yang akan merasa 'sakaw' seperti berhenti dari kecanduan. Ya. Sungguh bodoh.

Karena, Wanita Itu..

wanita menangis bukan karna mencari
perhatian, bukan juga karna menarik
perhatian tapi itulah isi hati yg tak bisa
seorang wanita ungkapkan, bukan tak
terbuka tapi karna banyaknya alasan logis
dimana laki-laki terkadang merasa tak
terima/menganggap ungkapan seorang
wanita adalah tuntutan/menuntut& laki-laki
akan menganggap wanita itu EGOIS.
tapi kadang laki-laki tak pernah sadar bahwa
wanita yg mereka anggap EGOIS itu adalah
wanita terbaik bahkan paling baik yg pernah
mereka punya
wanita yg kalian anggap EGOIS ini wanita
mengerti mood kalian
wanita yg kalian anggap EGOIS ini wanita yg
selalu ada disaat kalian butuh
wanita yg kalian anggap EGOIS ini ibu ke-2
kalian
wanita yg kalian anggap EGOIS ini yg selalu
mendorong kalian dengan segelintir doanya
wanita yg kalian anggap EGOIS ini yg selalu
ada saat kalian sakit
wanita yg kalian anggap EGOIS ini wanita yg
selalu siap menerima lampiasan amarah
kalian
wanita yg kalian anggap EGOIS ini wanita yg
selalu ada cinta& sayang u/ kalian
wanita yg kalian anggap EGOIS ini wanita yg
selalu menerima kesakitan/luka yg kalian
berikan
wanita yg kaliang anggap EGOIS ini juga yg
rela mati/berkorban nyawa u/ kalian
lihat& fikir! Wanita bukan sekedar jadi pacar,
wanita bukan sekedar jadi cewek, wanita
bukan sekedar jadi pelacur, wanita bukan
sekedar TKI dimalaysia
WANITA ADALAH MALAIKAT PARA LELAKI
ada laki-laki karna ada seorang Ibu, seorang
Ibu adalah Wanita
laki-laki yg menyakiti seorang Wanita =
menyakiti Ibunya sendiri
Wanita tak minta dibayar
Wanita tak minta dihadiahi
Wanita tak minta diberi benda
Wanita tak minta Emas
Wanita tak minta uang belanja
Wanita tak minta dibelikan Alphard
Wanita tak butuh Rumah Real Estate
Wanita tak butuh uang 1MILYAR /bulan
Wanita tak butuh jabatan
Wanita tak butuh Materi apapun
Wanita tak butuh lelaki tampan
Wanita tak butuh lelaki kaya
seorang WANITA hanya minta DIHARGAIN
dengan hati
seorang WANITA hanya minta DITERIMA isi
hatinya, ketidak sempurnaannya
seorang WANITA hanya minta DIBERI kasih
sayang tulus
ketahuilah bawa Wanita itu adalah MAHLUK
TERINDAH

Mom's Love :')

When you were 1 year old, she fed you and bathed you.
You thanked her by crying all night long.

When you were 2 years old, she taught you to walk.
You thanked her by running away when she called.

When you were 3 years old, she made all your meals with Love.
You thanked her by tossing the plate on the floor.

When you were 4 years old, she gave you some crayons.
You thanked her by coloring the dining room table.

When you were 5, she dressed you for the holidays.
You thanked her by plopping into the nearest.

When you were 6, she walked you to school.
You thanked her by screaming, I'M NOT GOING!

When you were 7, she bought you a ball.
You thanked her by throwing it through the next-door-neighbours window.

When you were 8, she handed you an ice-cream.
You thanked her by dripping it all over her lap.

When you were 9, she paid for piano lessons.
You thanked her by never even bothering it to practice.

When you were 10 years old, she drove you all day,
from soccer to gymnastics to one birthday party to another.
You thanked her by jumping out of the car and never looking back.

When you were 11, she took you and your friends to the movies.
You thanked her by asking her to sit in a different row.

When you were 12, she warned you not to watch certain TV shows.
You thanked her by waiting until she left the house.

When you were 13, she suggested a haircut.
You thanked her by telling her she had no taste.

When you were 14, she paid a month away at the summer camp.
You thanked her by forgetting to write a single letter.

When you were 15, she came from work, looking for a hug.
You thanked her by having your bedroom door locked.

When you were 16, she taught you how to drive a car.
You thanked her by taking every chance you could.

When you were 17, she was expecting an important call.
You thanked her by being on the phone all the night.

When you were 18, she cried at your high school graduation.
You thanked her by staying out partying until dawn.

When you were 19, she paid for your college tuition,
drove you to campus carried your bags.
You thanked her by saying outside the dorm
so you wouldn't be embarrassed in front of your friends.

When you were 20, she asked you whether you are seeing anyone.
You thanked her by saying, Its none of your business.

When you were 21, she suggested you certain careers.
You thanked her by saying, I don't want to be like you.

When you were 22, she hugged you at your college graduation.
You thanked her by asking whether she could pay for a trip to Europe.

When you were 23, she gave you furniture for your first apartment.
You thanked her by telling your friends it was ugly.

When you were 24, she met your finance and asked about plans for the future.
You thanked her by glaring and growling, Muuhh-there, please !

When you were 25, she helped you to pay for your wedding.
You thanked her by moving halfway across the country.

When you were 30, she called with some advice on the baby.
You thanked her by telling her, Things are different now.

When you were 40, she called to remind you of a relatives birthday.
You thanked her by saying you were really busy right now.

When you were 50, she fell ill and needed you to take care of her.
You thanked her by reading about the burden parents become to their children.

And then, one day, she quietly died.
And everything you never did came crashing down
like thunder on YOUR HEART.

If she's still around,
never forget to love Her more than ever.
And if she's not,
remember Her unconditional love.